Home » Artikel » Cors » Workshop RTK GNSS-CORS Untuk Survei Kadastral

Workshop RTK GNSS-CORS Untuk Survei Kadastral

Sunday, January 29th, 2012 | Cors | Telah Dibaca 1,060 Kali
Download PDF
Share Button

Perkembangan teknologi penentuan posisi dengan satelit Global Navigation Satellite System (GNSS) memunculkan sistem pengadaan titik kontrol dasar moderen sebagai referensi penentuan posisi untuk pengukuran dan pemetaan yang barsifat aktif, terus menerus dan dapat diakses secara real time. Sistem titik kontrol moderen tersebut adalah CORS yang merupakan kependekan dari Continuosly Operating Reference Stations. Di berbagai negara, CORS telah berkembang pesat dan pemanfaatannya selain untuk titik kontrol/referensi yang bersifat aktif dalam survei pemetaan juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi.

Di BPN-RI (Badan Pertanahan Nasional RI) telah mulai dikembangkan CORS yang dikenal dengan JRSP (Jaringan Referensi Satelit Pertanahan). Teknologi sistem JRSP ini baru mulai dikembangkan untuk Pulau Jawa dan Bali. Pada tahun anggaran 2010 telah dipasang 40 stasiun CORS/JRSP di Jawa dan Bali yang akan digunakan sebagai referensi aktif dan real time untuk mendukung program-program pertanahan seperti LARASITA. Karena teknologi ini relatif baru maka perlu disiapkan surveyor-surveyor moderen di BPN yang harus bisa memanfaatkan CORS/JRSP tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut pada tahun 2011, Laboratorium Geodesi Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM bekerjasama dengan Ikatan Surveyor Indonesia Komisariat Wilayah Yogyakarta akan menyelenggarakan kegiatan Workshop: RTK GNSS-CORS untuk Survei Kadastral.

info lebih lanjut anda bisa download disini

Share Button

Artikel Lainya

gnss adalah

Tags: , ,

Related Workshop RTK GNSS-CORS Untuk Survei Kadastral

Cara Mengatur Task Pane A

Anda dapat menentukan apa yang akan ditampilkan di Task Pane dan apa yang

GIS Manajemen Program

Hari ini, sebagian besar organisasi pemerintah dan semakin banyak industri swasta memiliki beberapa

Hasil Ukur Bidang Tanah

Pengukuran bidang tanah khususnya dalam pendaftaran tanah guna penerbitan sertipikat tanah ini sudah

Studi Pemetaan Titik Ba

INTISARI Hambatan utama dalam kegiatan pengukuran dan pemetaan bidang tanah di Indonesiaadalah kurang